Perjuangkan Listrik 24 Jam, Ilham Sampaikan Aspirasi Warga Touna ke PLN
- calendar_month Jum, 25 Sep 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kebutuhan listrik masih menjadi perhatian penting bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), khususnya kawasan kepulauan. Menjawab kebutuhan tersebut, Bupati Tojo Una-Una Ilham membawa langsung aspirasi masyarakat dalam audiensi bersama PT PLN di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ilham menyampaikan kondisi pelayanan kelistrikan di Touna, termasuk masih adanya wilayah yang belum menikmati layanan listrik selama 24 jam serta sejumlah titik yang hingga kini belum teraliri listrik.

Pemkab Touna berharap persoalan tersebut mendapat perhatian PLN melalui pengembangan jaringan dan infrastruktur kelistrikan secara bertahap. Perluasan layanan dinilai penting mengingat kondisi geografis Touna yang memiliki wilayah kepulauan dengan tantangan tersendiri dalam penyediaan infrastruktur dasar.
Ilham mengatakan, penyampaian kondisi kelistrikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperjuangkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
“Kami menyampaikan kondisi kelistrikan di Touna, terutama di wilayah kepulauan. Ada yang belum 24 jam dan masih ada titik yang belum teraliri listrik,” kata Ilham.
Menurutnya, kebutuhan listrik masyarakat terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas sehari-hari. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan menjadi kebutuhan penting, bukan hanya untuk penerangan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung pendidikan, pelayanan publik, komunikasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapan kami, apa yang kami sampaikan ini bisa ditindaklanjuti PLN. Masyarakat di pulau juga membutuhkan pelayanan listrik yang baik,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, pemerintah daerah turut membahas kebutuhan pengembangan jaringan dan infrastruktur kelistrikan di sejumlah wilayah Touna. Pemkab berharap rencana pengembangan dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Bagi masyarakat kepulauan, hadirnya listrik yang lebih memadai dapat membuka ruang yang lebih luas bagi berbagai aktivitas. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, pelayanan publik dan komunikasi menjadi lebih mudah, sementara pelaku usaha masyarakat memiliki dukungan energi untuk menjalankan aktivitas ekonominya.
Karena itu, Pemkab Tojo Una-Una akan terus membangun koordinasi dengan PLN agar berbagai persoalan kelistrikan yang masih dirasakan masyarakat dapat dibahas dan memperoleh tindak lanjut. Pemerintah daerah berharap kebutuhan warga, terutama di wilayah kepulauan, mendapat perhatian dalam pengembangan pelayanan kelistrikan ke depan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan PLN. Yang penting kebutuhan masyarakat bisa diperhatikan dan ada tindak lanjutnya,” tandas Ilham. (**)
- Penulis: Taufik

Saat ini belum ada komentar