APRI & FKPP Donggala Resmi Dilantik: Hadir dengan Karya, Bukan Sekadar Nama
- calendar_month Rab, 16 Sep 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
DONGGALA, Sulteng – Penguatan kelembagaan pelayanan keagamaan di Kabupaten Donggala mencatat momen penting. Pelantikan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) serta Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Donggala digelar beriringan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Kantor Kementerian Agama setempat, Rabu (16/9/2026).
Rangkaian acara ini dihadiri pejabat Kanwil Kemenag Sulteng, pimpinan daerah, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat keagamaan.
Suasana peringatan Maulid Nabi menjadi landasan moral bagi seluruh pengurus yang baru dilantik. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang amanah, kejujuran, pelayanan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama dijadikan pedoman agar pengabdian tidak sekadar seremonial, melainkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Donggala menegaskan bahwa organisasi yang baru dibentuk tidak boleh berhenti pada urusan administrasi semata.
APRI diharapkan menjadi mitra strategis yang meningkatkan profesionalisme dan integritas para penghulu, sekaligus memperluas peran dari sekadar pelaksana akad nikah hingga menjadi pembina ketahanan keluarga.
Sementara FKPP diminta memperkuat jaringan antar-pesantren dalam bidang pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan pembentukan karakter.
Ketua Pengurus Wilayah APRI Sulteng, Isram Said Lolo, S.Ag., M.H., menyampaikan pesan tegas: “APRI harus hadir dengan karya, bukan sekadar nama.”
Ia mengingatkan bahwa penghulu bersentuhan langsung dengan kehidupan warga, sehingga kehadirannya tidak hanya saat menikahkan, tetapi juga mendampingi keluarga melalui edukasi dan pembinaan.
ISL bilang, sinergi dengan pemerintah daerah, MUI, FKUB, dan pesantren menjadi kunci agar program yang dijalankan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Dr. Junaidin, S.Ag., M.A., menekankan pelantikan adalah peneguhan amanah, bukan sekadar acara.
Setiap pengurus wajib menjaga integritas, transparansi, dan kualitas pelayanan yang humanis. Ia juga mengajak seluruh jajaran, ASN maupun PPPK, bekerja secara kolaboratif tidak berjalan sendiri-sendiri mengingat tantangan umat semakin kompleks dan memerlukan penyelesaian bersama.
Nilai-nilai Maulid Nabi yang mengawali kegiatan ini menjadi ruh pengabdian. Kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW diharapkan melekat pada setiap langkah penghulu, pengelola pesantren, maupun aparatur Kementerian Agama.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan awal gerakan nyata peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.
Dengan resmi terbentuknya kepengurusan baru, APRI dan FKPP Donggala dipanggil untuk bersinergi erat. Keberhasilan organisasi tidak diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Dari peringatan Maulid lahir keteladanan, dari pelantikan lahir amanah, dan dari kerja sama seluruh pihak diharapkan lahir karya yang bermanfaat bagi seluruh umat di Kabupaten Donggala” kata Kemenag Donggala. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Humas/Media APRI Sulteng

Saat ini belum ada komentar