Maulid Nabi di Tombi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Bentengi Generasi Muda
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
PARIGI MOUTONG, Sulteng – Suasana khusyuk dan penuh keberkahan terasa di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Minggu (4/10/2026). Ratusan warga bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh agama menghadiri perayaan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, hadir sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati H. Erwin Burase. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Utama Alkhairaat sekaligus pembawa hikmah Maulid, H.S. Alwi Saggaf Al-Jufri, Lc., M.A., Ketua Umum PB Alkhairaat, Pengurus Komda Alkhairaat Parigi Moutong, unsur Forkopimcam, Camat Ampibabo, para kepala desa, pengurus WIA, serta tokoh agama, adat, pemuda dan perempuan se-Kecamatan Ampibabo.
Bupati menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kedamaian dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kecintaan kita kepada Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada ungkapan lisan dan perayaan Maulid semata. Kecintaan tersebut harus benar-benar diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari melalui keteladanan, kesabaran, kepemimpinan, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Abdul Sahid saat membacakan pesan Bupati.
Di hadapan jamaah, pemerintah daerah juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi yang membawa berbagai tantangan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda. Karena itu, kemajuan zaman harus diimbangi dengan penguatan iman, karakter dan akhlak.
“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, kokoh karakter, dan berakhlak mulia. Kemajuan daerah tidak akan memiliki makna yang utuh apabila tidak diiringi dengan kualitas manusia yang baik,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperkuat pengawasan terhadap keluarga dari ancaman narkoba dan judi online. Kedua persoalan tersebut dinilai dapat merusak masa depan generasi muda, mengganggu kondisi ekonomi keluarga, hingga memicu persoalan sosial.
“Jangan coba-coba, jangan terpengaruh, dan jangan beri ruang bagi narkoba maupun judi online. Mari kita bersama-sama menjaga keluarga, melindungi anak-anak kita, serta menciptakan Kabupaten Parigi Moutong yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat,” imbaunya. (**)
- Penulis: Adelia Safitri
- Sumber: Dinas Kominfo Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar